Tarif asli sms di indonesia

Tarif (asli) SMS di Indonesia
Cuma Rp 73 – 75 per SMS ke lain operator

Delapan operator selular kembali dibidik KPPU (Komisi Pengawas Persaingan Usaha). Yaitu Telkomsel, Indosat, XL, 3, Bakrie Telecom, Mobile-8, Smart Telecom dan Telkom. Harus diakui, tarif SMS di Indonesia masih terbilang sangat mahal. Padahal formulasi tarif SMS yang ditetapkan BRTI (Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia) hanya sekitar Rp 73 sampai Rp 75 per sekali kirim SMS.
Saat Ini, tarif SMS untuk pascabayar adalah Rp 250 dan prabayar Rp 350. Pendapatan SMS ini sepenuhnya menjadi milik opertator pengirim (Sender Keep All /SKA). Jelas terlihat, operator mengambil margin sangat tinggi, mencapai 300% lebih dari biaya produksi yang dikeluarkan (itu berarti 3 kali lipat dari biaya normal). MoneyEyes.gif

Keuntungan mereka bertambah besar jika SMS dikirimkan ke sesama operator (misalnya pengguna Telkomsel mengirim SMS kepada pengguna Telkomsel lain). Karena pengiriman SMS sesama operator menggunakan jaringan milik operator itu sendiri. Dengan begitu biaya produksinya nyaris nol rupiah, ya, nyaris nol rupiah. Shocked.gif

Coba bayangkan, bila dalam sehari SMS yang dikirimkan dari operator seperti Telkomsel bisa mencapai 230.000.000 SMS per harinya Shocked.gif . Tinggal kalikan saja dengan tarif SMS yang rata-rata Rp 350. Paling tidak Rp 80 miliar masuk ke kantong Telkomsel tiap harinya. Coba kalikan lagi selama 1 tahun, Bisa mencapai 29 Triliun, sungguh angka yang sangat fantastis

Jadi tak heran bila operaator di Indonesia tak bakal rela melepaskan keuntungan yang dengan begitu gampang mereka ciduk sejak tahun 1990-an. Ada dugaan operator tidak jujur dalam menyampaikan data komponen biaya produksinya kepada BRTI yang notabene merupakan kepanjangan tangan pemerintah.

Sudah saatnya BRTI sebagai regulator telekomunikasi di Indonesia bisa menyusun dan mengimplementasikan patokan formula tarif seluler sebagai referensi bagi semua operator seluler dalam menentukan tarif. Cara ini sekaligus melindungi kepentingan pelanggan dari praktek-praktek yang merugikan rakyat

Dikutip dari : Tabloid Pulsa edisi 121 / 20 Desember-2 Januari 2007

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: