How To Make a Paper (Tugas JIT)

Apa tujuan penulisan essai/paper?

Menulis paper adalah menghasilkan suatu pembahasan mengenai suatu tema tertentu dengan dukungan argumen yang cukup kuat. Untuk menghasilkan sebuah paper yang baik, anda harus melakukan riset, yakni melakukan investigasi terhadap topik anda dengan jalan membaca. Sumber bacaan bisa berupa buku, majalah, surat khabar atau sumber-sumber dari internet. Informasi yang anda peroleh dari berbagai sumber ini akan anda gunakan untuk mendukung poin-poin (argumen ataupun pernyataan) yang anda tulis dalam paper anda.

Apa yang diharapkan dosen dari essai/paper anda?

1. Pembahasan yang sangat terfokus mengenai sebuah topik yang dipilih.
2. Hasil dari suatu riset pustaka yang cukup luas dan kritis.
3. Argumen yang dikembangkan dengan baik dalam artian didukung oleh rangkaian logika yang kuat.
4. Pembahasan yang dipresentasikan dengan bahasa yang baik dan benar.

Apa yang harus dilakukan ketika membaca sebuah pertanyaan essai/paper?

Temukan subyek dari tema yang dipilih/ditentukan.
Menemukan subyek (teori, konsep, dsb) merupakan langkah awal bagi sebuah essai yang baik. Tanpa menemukan subyek yang dipermasalahkan, sebuah essai akan cenderung keluar dari jalur yang diinginkan (tidak terfokus).Pahami permasalahan
Permasalahan memberikan instruksi kepada anda mengenai apa yang harus anda lakukan setelah anda menemukan subyeknya: uraikan, jelaskan, bandingkan dan sebagainya.

Proses penulisan
Pada bagian ini anda HARUS sudah yakin dengan subyek dan permasalahan yang harus anda jawab. Tergantung dari permasalahan yang diberikan, menentukan posisi mungkin merupakan bagian penting dalam proses penulisan ini karena argumen-argumen yang anda tampilkan akan sangat dipengaruhi oleh posisi anda. Juga, posisi anda akan sangat membantu anda mempertahankan koherensi struktur pembahasan paper/essai anda.

Apa komponen-komponen dalam pembahasan sebuah essai?

1. Sebuah essai/paper MUNGKIN menuntut anda untuk:

– mendefinisikan
– mendeskripsikan
– menjelaskan
– mengelaborasi
– membandingkan
– menrangkum

2. Sebuah essai/paper HARUS mengandung komponen-komponen berikut:

– analisa: memecah-mecah unit-unit pembahasan untuk disesuaikan dengan argumen besar anda
– penilaian: membandingkan kekuatan dan kelemahan dari konsep, fakta yang kita bahas
– evaluasi: sebuah konklusi tentatif yang menegaskan posisi anda dalam isu yang dibahas

Bagaimana mendukung argumen kita?

Argumen yang baik akan muncul jika anda tidak membuat penyataan (kalimat) yang tidak bisa didukung tulisan anda. Pernyataan ‘Sistem politik yang tidak demokratis merupakan penyebab krisis di Asia’ tetap akan berupa pernyataan sampai anda secara meyakinkan mendukung pernyataan anda tersebut. Ada beberapa cara untuk mendukung argumen anda.

1. Gunakan data, baik primer maupun sekunder, kualitatif maupun kuantitatif

2. Manfaatkan bahan bacaan untuk mendukung argumen anda.

  • Satu-satunya legitimasi untuk mengutip sebuah tulisan (karya) orang adalah untuk mendukung argumen anda (memperkuat posisi yang anda ambil).
  • Sekali anda mengutip, anda bertanggung jawab terhadap apa yang anda kutip.
  • Usahakan untuk tidak menampilkan kutipan yang terlalu panjang tanpa alasan yang jelas dan diterima. Mengungkapkan kembali dengan bahasa anda (paraphrasing) merupakan cara yang lebih disukai daripada sebuah kutipan panjang.
  • Ungkapkan penghargaan anda kepada orang yang telah anda refer atau kutip dengan menyebutkan sumber kutipan dan referensi anda.

2. Metode diskursif

a. Ilustrasi
b. Perbandingan
c. Pernyataan kembali
d. Definisi
e. Hubungan kausal
f. Klasifikasi
g. Qualifikasi

Bagaimana rangkaian paragraf yang baik?

  • Paragraf dalam suatu tulisan akademik memiliki struktur yang sangat khas. Kebanyakan paragraf dikembangkan dari sebuah poin atau gagasan pokok yang biasanya merupakan suatu generalisasi atau suatu peryataan, sekalipun tidak jarang beberapa paragraf berkembang dari sebuah gagasan pokok. Gagasan pokok ini bisa berada di awal atau di akhir paragraf.
  • Ada beberapa cara untuk menciptakan rangkaian paragraf-paragraf yang baik.a. Repetisi. Ini merupakan gagasan yang paling sederhana.

Upaya untuk menjadikan negara-negara pasca-kolonial lebih bisa dikendalikan adalah dengan melalui proses inklusi ke dalam sistem yang ada (kalimat akhir suatu paragraf)

Proses inklusi ini dilakukan antara lain dengan mengintroduksi program-program pembangunan di negara-negara tersebut atau melalui bantuan asing (Kalimat pertama paragraf berikutnya)

b. Pertanyaan-jawaban.Mengapa muncul kecenderungan ke arah proteksionisme? (Kalimat akhir suatu paragraf)

Para penganut pemikiran hegemonic stability mengkaitkan pasar bebas (dan proteksionisme) dengan keberadaan sebuah negara hegemonic (Kalimat awal dari paragraf berikutnya)

c. Ringkasan.Program-program bantuan Asing mengandung elemen-elemen yang sangat mengikat (Kalimat akhir suatu paragraf)

Karena elemen-elemen yang mengikat inilah, bantuan asing seringkali dianggap sebagai pendorong dependensi (Kalimat awal paragraf berikutnya)

Bagaimana membuat kesimpulan yang baik?

  • Kesimpulan BUKAN ringkasan. Dalam bagian ini anda dituntut untuk benar-benar menyimpulkan, yakni membawa essai/paper anda pada suatu resolusi sesuai dengan topik/pertanyaan yang anda bahas. Refer kembali ke topik untuk memperoleh nuansa kesatuan antara pertanyaan dan pembahasan anda.
  • Coba renungkan sejenak dan lakukan refleksi terhadap apa yang telah anda temukan selama pembahasan dan selama anda mengembangkan argumen anda. Konklusi apa yang bisa anda tarik?
  • Pengungkapan konklusi bisa sangat bervariasi. Tetapi, jika mungkin sisakan sesuatu agar pembaca berfikir. Ingat, kesimpulan adalah kesan akhir yang akan dimiliki oleh pembaca dari karya anda. Jadi, bukan sesuatu yang bisa dibuat sambil lalu.
  • Apakah penampilah fisik paper penting bagi penilaian?

    • Penilaian terhadap essai/paper anda pada umumnya tidak ditentukan oleh penampilan fisik paper yang anda tulis. Misalnya, sekalipun penjilidan yang profesional mungkin memberikan hasil yang optimal bagi penampilan fisik essai/paper anda, staples di pojok kiri atas sebenarnya lebih dari cukup. Yang penting, paper anda tidak bercerai berai ketika dibaca.
    • Yang sangat tidak dianjurkan dan sebaiknya dihindari adalah menjilid essai/paper anda dengan sampul plastik. Sampul plastik bagi sebuah paper adalah pemborosan dan beban, bukan hanya bagi anda, tetapi juga bagi alam. Oleh karenanya, tidak ada tip yang lebih baik selain kurangi atau, jika mungkin, hindari!

    Dikutip sepenuhnya dari http://msugiono.staff.ugm.ac.id

    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s

    %d bloggers like this: